Ssst I Will Tell You : Rumah Kontrakan

Tiga bulan lalu aku dan istriku baru saja pindah ke kontrakan kami yang baru. Tahun pertama pernikahan kami, aku dan istri memutuskan mengontrak rumah di perkampungan. Lambat laun kami merasa tidak terlalu betah dengan suasana kampung. Setelah masa ngontrak selesai, kami memutuskan untuk pindah ke area perumahan, walaupun jarak dari tempat kerja kami cukup jauh. Aktivitas yang cukup padat di kantor dan jam pulang kami yang malam sepertinya membuat kami belum dikaruniai anak. Pindahan ke rumah baru inilah, kami putuskan untuk memulai program hamil. Aku meminta istri untuk keluar dari pekerjaannya, agar dia tidak terlalu capek apalagi jarak rumah dari kantor cukup jauh.

Perumahan tempat tinggal kami cukup sepi apalagi jika siang hari, orang-orangnya sama denganku para pengais rejeki tak kenal waktu. Perumahan ini hanya terdiri dari 20 rumah itupun terdapat beberapa rumah besar tak berpenghuni, katanya sebagian besar dimiliki orang dari luar kota. Rata-rata mereka datang ketika musim liburan, sepertinya membeli rumah di sini digunakan sebagai investasi. Tepat di depan rumah kami terdapat rumah besar dengan pagar tinggi yang juga tak ada penghuninya, kata Pak Slamet itu rumah seorang dokter dari Jakarta. “Ke sini kalau lagi ingin bulan madu Pak,” Kata Pak Slamet suatu sore ketika tengah mengantar paket ke rumah, Pak Slamet adalah satpam di komplek perumahan. “Sama selingannya,” lanjutnya sambil bergidik.

Continue reading

Advertisements

Cerita Horor di Perpustakaan

The Library

Aku ingin membagi cerita yang selama ini ku simpan rapat. Aku merupakan seorang pustakawan yang telah empat tahun bekerja di sebuah perpustakaan fakultas di salah satu perguruan tinggi negeri. Pada dasarnya perpustakaan ini tak pernah sepi, selalu ada pengunjung mulai dari buka pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Dapat dikatakan perpustakaan fakultas ini yang paling ramai daripada fakultas lain, tak ada kesan seram sama sekali yang ada hanyalah kenyamanan dan ketenangan. Rak dan furniture terbilang baru, sirkulasi cahaya sangat baik, perangkat komputer yang disediakan pun jauh dari kesan kuno, WIFI? Jangan ditanya, kelancarannya bisa digunakan untuk mengunduh seri televisi episode penuh.

Semester ganjil tahun 2016 diberlakukan sistem piket untuk unit-unit pelayanan, termasuk perpustakaan. Terdapat empat petugas di perpustakaan ini, tiga orang menyanggupi untuk piket, aku salah satunya. Aku mendapat giliran piket di hari Selasa dan Kamis, jam buka ditambah satu jam yang artinya petugas baru boleh meninggalkan perpustakaan selepas jam 17.00 WIB.

Continue reading