“Kapan Nikah?”

SETIAP HUBUNGAN MEMILIKI CERITANYA MASING-MASING

Sering sekali saya ditanya “kapan nikah?”. Kadang di mood yang bagus, saya bisa menjawab dengan tertawa dan bercanda. Tapi di saat mood nggak bagus, boro-boro senyum yang ada malah ingin balik nanya “kenapa sih emangnya?emang kalo saya nikah situ bisa janjiin akan datang?” “Kenapa sih sibuk amat ngurusin hidup orang, emang hidup situ uda berjalan dengan baik?” Dan pertanyaan-pertanyaan bernada ketus yang lain.


Lalu saya memilih sikap yaudahlah ya,  senyumin aja, mereka gak akan ada habisnya buat bertanya soal hidup kita, yang penting saya menikmati hidup dan segala proses yang saya alami, termasuk menunggu kapan saya menikah. Orang lain gak perlu tahu cerita dibalik penantian ini, toh mereka kan gak peduli juga.haha. pun dengan alasan-alasan yang saya miliki, saya berani bersumpah mereka gak mau tahu.


Setelah akhirnya mengumumkan diri bahwa saya akan segera menikah, saya berusaha menahan diri untuk bertanya “kamu kapan?” atau “kapan nyusul?” ke teman-teman yang masih belum menikah. Kenapa demikian? Karena saya sudah sangat fasih dengan perasaan ketika ditanya seperti itu, tidak nyaman. Sedangkan orang yang kita tanya punya alasan-alasan sendiri yang tidak bisa dibagi dengan kita. Ya iyalah siapa elu?


Ya, karena setiap hubungan memiliki ceritanya masing-masing, kenapa mereka belum memutuskan menikah, kenapa mereka segera memutuskan menikah, dan kenapa mereka memutuskan untuk mengakhiri hubungan.


Saya sadar betul menjadi hak setiap orang untuk ingin mengetahui apa-apa yang terjadi, bahkan di kehidupan pribadi seseorang sekalipun. Saya harus bijak dalam menyikapinya dan menghargainya.Salah bertindak bisa memperkeruh suasana.


Tapi, kadang kita lupa bahwasanya ada batasan-batasan yang tidak bisa kita campuri. Dan setiap orangpun memiliki alasan-alasan yang tidak ingin dibagi dengan yang lain. Nah, bukankah seharusnya kita juga harus bijak dan menghargainya?

Advertisements

[Pengalamanku] FIK UNY Physical Therapy Clinic

Jam Layanan = Senin-Jum’at Jam 09.00 – 16.00 WIB (Istirahat 12.00-13.00 WIB)

Pendaftaran melalui telefon =

Catatan : Jadwal, No.Handphone dan Harga yang tercantum di artikel ini per tanggal 14 Juni 2017, jadi bisa berubah sewaktu-waktu.

Continue reading

Terlalu Lama Hiatus

Kalau Kunto Aji punya Terlalu Lama Sendiri, aku punya terlalu lama hiatus.

2 tahun chevriend.wordpress.com tertidur *buruan gih bangun, keburu jodohnya dipatok orang lho*

22 September 2014, adalah aktivitas terakhirku di blog ini dengan postingan fiksi berjudul Akhir Kisah Klasik.

Alasan Pertama :

Akhir tahun 2014, adalah masa dimana aku mendapatkan beberapa tanggung jawab di pekerjaan, udah mulai dipercaya gitu deh ceritanya. Lalu dampaknya adalah si chevriend jadi ga keurus *maafkan diriku*.

Namun sejatinya aku ga diam-diam amat, beberapa karya pernah ku ikutkan dalam beberapa sayembara menulis, yang berbuah “belajar lagi ya”.hehe.

Continue reading