Heartbreak Library

Heartbreak library merupakan film produksi Korea, yang mengisahkan kisah cinta romantis dengan tema (jeng jeng), apalagi kalau bukan ,perpustakaan. Woww.

Pertemuanku dengan film ini, sangat ngga’ sengaja. Bermula saat masih kuliah, dalam mata kuliah Penelusuran Informasi, Dosen meminta aku dan teman-teman nyari film bertemakan perpustakaan.  Hanya satu film yang aku tahu benar-benar tentang perpustakaan, film lama garapan Hollywood berjudul Librarian (udah perpustakaan banget kan judulnya?).

Akhirnya aku pergi ke rental DVD, tanya ke penjaganya ada ga’ film dengan tema perpustakaan, mereka mengatakan tidak. Kemudian pindah deh ke rental yang satunya, penjaga menjawab tidak, tapi aku iseng melongok ke database mereka, ada sebuah film berjudul Heartbreak Library, sayangnya film itu dalam pinjaman.

Ga’ hilang akal, aku pun bertanya sama simbah, simbag Google, dan dia memberikan jawaban dengan ketemunya review tentang film keren itu, pada akhirnya tugas ku dinilai sempurna.

Kemarin aku nonton film ini lagi, mengulang ceritanya dan ingin sedikit berbagi, betapa luar biasanya profesi ini sampai dibikin film.hahaha (menghibur diri).

Diperankan dengan apik oleh Lee Dong Wook dan Eugene, Eugene berperan sebagai pustakawan di perpustakaan umum, perpustakaannya gede, dan kereeenn banget. Dong Wook ini nyari masalah dengan nyobekin halaman buku, Eugene sebagai pustakawan yang berjiwa menjaga dan memelihara  buku (ciyeee) kontan marah dong, dan negur dia sampai dilaporkan ke polisi, anehnya halaman yang dia sobek hanya di halaman 198.

HLKalau cowok macam gini masuk perpustakaan, beruntung banget kan pustakawan cewek yang masih single (uhhuukk). Aahhh, Dong wok.

Di scene ini, dia lagi nyatet apa-apa aja yang tertulis di halaman 198, di semua buku yang pernah dipinjam seseorang. Seseorang itu adalah kekasihnya yang menghilang, katanya semua ungkapan hatinya tercurah di buku, pada halaman 198. Ide cerita yang daebak!

Oh ya, dalam film ini ada scene dimana Eugene lagi shelving (menata kembali buku ke dalam rak), pas shelving seorang sukarelawan nemu buku yang disembunyiin di atap rak, dia bingung kenapa ada pengunjung yang melakukan itu, Eugene bilang itu dilakukan karena mereka ingin buku itu untuk dirinya sendiri, itu sering terjadi pas ujian. Lalu Eugene menemukan buku yang terbalik di antara buku lain, dia langsung bilang bahwa buku yang terbalik artinya tempatnya salah.

Aku setuju banget sama dia, karena pada kenyataannya memang pemakai perpustakaan sering menyembunyikan buku di celah-celah tertentu, supaya ga’ ditemukan sama pemakai yang lain, trus aku juga sering banget (pake banget ya) menemukan buku terbalik yang lokasinya salah. Yang paling seru, Eugene sempat bilang begini “Pustakawan pemula tidak akan tahu hal ini”, that’s right, kalau aku mungkin akan ku ubah kalimat itu menjadi seperti ini “Pemakai, tidak akan tahu hal ini”, itu kenapa, perpustakaan harus dikelola secara resmi oleh pustakawan. Dan, dialog Eugene yang juga aku suka, dia sempet bilang “Ini tindakan yang egois”. Wooww, that’s right!

HL2Ini Eugene di meja sirkulasi, iket rambut, pakai kacamata coklat, eemmm apa kamu merasa ini tidak asing untuk mu??

HL3Di meja sirkulasi itu kalau lagi ga’ banyak yang pinjem atau kembali, bawaannya cuma ngantuk, tapi Eugene beda, dia ngantuk karena begadang mikirin Dong Wok, pemakai perpustakaan yang mencuri perhatiannya. Sampai pakai mata palsu tuhh, ide yang bagus buat dicontoh. Hihiy.

Film ini recommended banget buat kamu yang suka dengan drama cinta romantis, emang ga’ terlalu romantis sih, cuma keren aja ide cerita yang dipakai, boleh di bilang kisah cinta pustakawan dan pengunjung perpustakaan. Kamu bakal disajikan pemandangan rak buku, dan perpustakaan yang rapi, bersih, dan nyaman, plus dengan bintang utama yang cantik dan ganteng,huwwaaa paket komplit.

Oh ya, ada juga set tentang perpustakaan keliling, ini benar-benar film yang mengeksplor perpustakaan banget dengan cara yang ga’ maksa, dan emmm bikin gemes. Selain itu, ditampilkan bahwa mereka ga’ memungut denda untuk buku yang belum dikembalikan, sanksi –nya ga’ boleh pinjam buku sebelum buku dikembalikan, ide yang bagus yaa buat dicontoh, biar disiplin.

HL4Jika kamu pernah mengamati seseorang yang kamu suka dari celah-celah buku, kamu harus membuat dia tahu bahwa kamu memperhatikannya.

Karena perpustakaan bukan hanya gudang buku, mungkin saja bisa menjadi tempat romantis dimana kamu pertama kali bertemu dengan dia, seseorang yang membuat kamu melakukan sesuatu yang tidak biasa kamu lakukan. Nunggu apa lagi, let’s make it happen…

Jangan lupa tonton filmnya, bersiaplah untuk jatuh cinta dan patah hati dalam waktu yang bersamaan🙂

Sepfriend Kelana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s