PENCURI ITU GA’ PAKE PERMISI

Howdy neters!! Salam hangat buat kamu yang lagi searching sana sini dan pada akhirnya terdampar di blog sederhana ini. Mari merapat dan mulai perbincangan kita tentang cinta, oohhh so sweet…Masih tentang cinta dan segala permasalahannya yang aku kupas di sini. Eheemm..Yuk dimulai…
Kamu pernah kemalingan? Kemalingan sandal mungkin? Kemalingan mangga depan rumah? Atau kemalingan hal – hal lain, seperti pacar mungkin?? Hemmmm… atau kemalingan hati??Woooww
Satu kalimat yang harus kamu simpan dalam hati, resapi dan hayati dan mungkin sedikit menampar bolak balik pipi kamu, yaitu “Pencuri itu ga’ pernah pake permisi”. Benerkan?? Kalo pake permisi bukan nyuri namanya..So, waspadalah.
1. Pencuri Dia

Kemalingan sandal mah biasa, kemalingan mangga juga standar, kemalingan kunci mah, kalau kunci mobil beserta mobilnya juga runyam, trus kalo kemalingan pacar?? Apa kabar ya? Nangis ya? Pasti sih, sakit sih, memang menyakitkan..ckckckckck
Pertanyaanku “kenapa bisa kemalingan pacar?”, pacarnya ga’ dibungkus koran (kaya’ mangga), pacarnya ga’ disembunyiin (kaya’ sandal), pacarnya ga’ dikasih alarm yaaa (emang mobil???). pacar tuh harusnya dijaga (cieee), dilindungi (ehemm), jangan dicuekin, disakitin, digalakin, dibentak – bentakin, dipukulin, wajar aja dicuri orang, anarkis sih.

Kamu harus waspada lho yaa, pencuri pacar itu juga ga’ pake permisi, kemarin yang pacar kamu ya, masih meluk – meluk kamu dengan mesra eh besuknya secara tiba – tiba udah meluk – meluk orang lain, dicuri deh tuh pacar kamu. Sakit kan? Udah dibilangin juga pencuri itu ga’ pake permisi makanya jaga dong tuh pacar kamu, jangan sandal aja yang kamu pikirin atau mangga depan rumah kamu, pacarmu tuh asset berharga hati kamu, masa’ sama sekali ga’ kamu kasih perlindungan!

ANTISIPASI KECURIAN PACAR :
a. Prokteksi, bukan berarti protektif
Perlindungan atau penjagaan, ga’ berarti harus jadi orang yang protektif yaa, karna ga’ semua orang suka di protektif-in, mungkin pacar kamu salah satunya. Melindungi atau menjaga dia dari ancaman pencurian itu wajar, karna dia itu saat ini milik kamu, jadi kamu berhak dan sangat amat berkewajiban untuk menjaga dia. Ga’ harus pake cara anarkis, (karna blog ini mengajarkan kelembutan), cukup kamu beri dia kasih sayang yang berlimpah ruah, pengertian tanpa batas, dan perhatian tiada akhir. Ini bentuk proteksi paling top deh, pacar mana sih yang bakal tergoda sama si penyelundup kalau kekasihnya aja memberi dia hal – hal yang ditawarkan sama si pencuri secara cuma – cuma.
b. Kompliti kebutuhannya
Dia butuh apa? Butuh kamu? Kasih! Butuh waktu mu? Kasih deh! Butuh perhatian? Kasih aja! Butuh kasih sayang? Kasih dia cinta(eeaaaa)! Butuh duit? Tanya berapa mintanya, kalau banyak, mungkin dia matre (ssttt, pelan – pelan). Intinya, jangan sampai apa yang jadi kebutuhannya itu dipenuhi sama orang lain (baca:maling), dengan kaya’ gini ya si calon pencuri itu ga’ akan mendapat hati pacar kamu deh, soalnya pacar kamu sedang tidak membutuhkan apa pun dari dia, karna kamu udah kasih semua yang dia butuhkan.
c. Pacar ke dua
Terkadang kita sudah menyediakan waktu buat si dia, tapi terkadang pula ada hal – hal yang tidak bias dihindari dan membuat kamu harus merelakan waktu bersama dia. Solusi kaya’ gini nih, pertama beri dia penjelasan pasti dan jujur tentang kondisi kamu, kedua kasih dia waktu lain sebagai ganti waktu kalian yang terbuang, dan ketiga kasih dia pacar kedua! Hah? Apa maksudnya?? Jika kamu tipe pacar yang sibuk, dan sering melanggar janji kalian buat kencan atau main, kamu harus mengganti kehadiranmu itu dengan benda, seperti binatang atau boneka, jangan dikasih makanan, ntar abis. Binatang adalah hal terbaik, kalo kamu punya panggilan unyu dari dia, seperti kura – kura, kasih deh dia kura – kura, sebagai refleksi diri kamu, jadi pas kamu ga’ ada waktu buat dia, dia lagi ngambek tuh, kamu tanya “sayang, aku lagi ngapain disana?”, dia pasti marah – marah “siapa yang tahu, aku aja ga’ lagi disana!!!”, trus kamu bilang lagi “aku kan disisi kamu, lagi berenang – renang gitu, pengen deh kamu elus2 kepala ku…” kalo pacarmu makin marah, yaaa nasib deh dikadalin ga’ bisa. Oleh sebab itu, kasih dia buaya!!!
d. Komunikasi
Ini nih, akan selalu mengikuti di setiap pembahasan kita. Karna memang penting! Jaga komunikasi kamu, sering ngabarin dia lewat SMS atau Telfon, jangan sampai nih ya yang paling sering muncul di inbox dia tuh nama si calon pencuri, gellaa, yang pacarnya sapa yang malingnya sapa. Kalau kamu rutin SMS dia lah minimal, dia akan selalu merasa kamu perhatikan, merasa dia tuh pacar kamu, merasa kamu butuh dia, merasa kamu sayang dia, ini penting lho buat dia. Jadi dia ga’ akan terusik dengan kehadiran si calon pencuri, karna kamu lebih intensif hubungi dia daripada si calon pencuri. Coba deh kalo kamu jarang SMS, pulsa dia buat apa? Buat orang lain kan? Gimana sih, nonsense kalo dia SMS-an sama saudaranya, atau sama temennya sampai berlama – lama, ya sama si calon pencurilah yang memuja dan memuji dia. Gelllaa, ada yang mengagumi dia gitu masa’ ga’ ditanggapi, apalagi pacarnya cuek. Yacch, resiko kamu..
e. Ajari dia jujur
Sebelum menginginkan orang melakukan apa yang kamu inginkan, lakukan dulu hal yang kamu inginkan itu ke orang lain. Jika kamu ingin dia jujur, maka kamu harus terlebih dahulu jujur sama dia. Mengerti? Kalo udah ngerti, mari dibahas maksud point ini apa! Ajari dia untuk tidak takut mengatakan kejujuran, mengatakan apa yang tengah dirasakannya penuh dengan kejujuran, ingat apapun kejujuran yang dia katakan kamu harus ikhlas walaupun terkadang kejujuran itu menyakitkan, tapi lebih baik kamu tahu kebenarannya daripada terus – terusan dibohongi. Kalau kamu menerima kejujurannya secara ikhlas dan dewasa, pacar kamu ngga’ akan sungkan mengatakan segalanya ke kamu, karna kamu orang yang terbuka. Misalkan nih, kamu tanya sama dia dengan santai “Sayang, apa ada orang yang tengah mendekati kamu saat ini?”, enak kan tanya kaya’ gini?? Tunggu jawaban dia, kalo dia bilang “Iyah yang ada!”, respon kamu seharusnya “Siapa yang, bilang aja ga apa – apa kok!” tetap dengan nada lembut yaaa, kalau dia jawab gini “X (bukan nama sebenarnya)”, kamu bales aja “Yang penting kamu ngga’ nanggepin dia, berteman boleh kok tapi jangan dikasih harapan ya, kan udah punya aku”. See, apa yang bakal pacar kamu sampaikan, kamu dimaki – maki? Iya, kalo kamu nanyanya pake nada tinggi bentak – bentak, kalimat menuduh, pasti deh digampar kamu. Tapi kalo kaya’ yang aku contoh kan, pembicaraan yang santai, ringan, lembut, yang kamu dapet yaa pelukan atau kecupan mesra lah. Huehehehehe. Efeknya, dia langsung cerita “iya yang, masa’ dia kirim – kirimi aku puisi lah, yang ngajak ini lah itulah, norak banget kan?”, trus kalian ketawa – ketawa bareng deh menertawakan si pencuri gagal itu (big hugs buat si pencuri).
Kalo ke 5 point tadi udah sukses kamu laksanakan, dan pada endingnya kamu tetap kemalingan, itu bukan salah kamu, itu karena, ada satu kebutuhan pacar kamu yang ga’ bisa kamu penuhin yakni “pacar lain selain kamu”. So, angkat tangan aja karna ini ga’ akan bisa kamu rubah. Ketika seseorang membutuhkan orang lain dan itu bukan diri kita, kita ga’ bisa merubahnya atau memaksanya untuk tetap menerima kita, karna ini sudah menyangkut hati. Lepaskan dia jika memang itu kondisinya, biarkan dia dicuri orang dan siapkan diri kamu untuk cinta yang berikutnya!!! Semangat.
(bersambung…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s